intro:

(rikardo berlari-lari dari lift labtek biru menghampiri saya. rikardo menatap partnernya itu dengan tatapan dramatis dan tragis,”achiew, kita dapet modul tangki bocor……………..”)

opening song:

untitled (how coul this happen to meee) – simple plan

episode 1: Pertemuan dengan Novi, asisten modul.

tugas pendahuluan. kuliah pengantar. cek alat. tes awal. (tentu saja prosedur ini negligible pada modul lainnya)

episode 2: Kata-kata Pengantar Novi menuju Pembicaraan Awal dengan Pak John

“semangat ya temen-temen. gue ngga bisa bantu apa-apa kalo ttg matlab soalnya. :’(“

backsound: Chantal Kreviazuk – Leaving on a Jet Plane

episode 3: Pertemuan Pertama

“kalian mau apa? ya, maksud saya, nantinya apa yang kalian kerjakan? prinsipnya bagaimana? lho, saya tanya asumsi yang berlaku apa saja? ah sudahlah kalian belajar dulu baru ke sini lagi. kalian memang belum siap. bawa program MATLABnya.”

episode 4: Mencoba MATLAB

kemunculan Alvin and the gank. mreka, trutama Risqi Berliandie, adalah superhero dalam drama ini. sosoknya santai, sipit, kurus, jarang kliatan di kuliah tapi luar  biasa dapat diandalkan untuk membantu teman yang berada dalam bahaya akademik.

episode 5: Pertemuan Kedua

“maksud kalian looping bagaimana? tentu saja looping! saya lebih suka fungsinya dimasukkan. lah kalian ini bagaimana? makanya jangan datang2 saja ke dosen tanpa persiapan. mahasiswa skarang in… dst. dst.”

episode 6: Kembali Memanggil Superhero

episode 7: Pertemuan Ketiga

episode 8: Kembali Memanggil Superhero

episode 9: Pertemuan Keempat *Labtek H-24 jam*

“masih tidak bisa juga? lho, saya pikir kalau kalian pakai NLR kalian berarti sudah mengerti. ya fungsinya harus dimasukkan dulu! kalian ini tidak mengerti flow chartnya. makanya coba hubungi Alvin, harusnya dia sudah bisa (padahal slama ini Alvin dkk yang nuntun tugas kita). makanya jangan datang2 saja ke dosen minta disuapi. tidak usah pakai NLR, pakai cara saya.”

episode 10: Klimaks *Labtek H-23 jam*

Keempat protagonis terduduk lesu di SKTK. Prospek untuk memperoleh Lembar Penugasan dalam waktu kurang dari 24 jam terdengar tidak mungkin, setidak mungkin Direktorat Sarana dan Prasarana memberikan ruangan 6×8 full AC & music untuk menjadi sekre baru HIMATEK. Ketegangan memuncak, satu sama lain mulai berbicara dengan flow cukup tinggi dan frustasi.

episode 11: Munculnya Titik Cerah *Labtek H-22 jam*

Kelas dalpro, sejam setelah pembicaraan.

“Iya Ki, masih gagal programnya. Diferensialnya aja blom diselesaiin, gimana mau optimasi katanya. Pindah jurusan masih boleh gak ya.”

“Diferensial? Tapi NLR udah nyelesein diferensial ko!”

*terbangun dngan mendadak sperti sinetron* “APPA??”

“Nih. Liat di prosedur programnya, ada ODE45.”

Saya pun memicingkan mata menuju dosen yang tengah mengajar di depan saya. Saya berkata kepada mas-mas di pinggir Risqi.

“Chol.”

“Ya?”

“Stelah plajaran ini minjem laptop ya.”

episode 12: Ending *Labtek H-20 jam*

Saya, Nteph, Rikardo, dan laptop mendatangi meja itu seketika setelah kelas dibubarkan. Diskusi berlanjut dengan tegang.

backsound: OST Mission Impossible

“Jadi….”

“Betul, Pak.”

“NLR itu sudah termasuk ODE45??”

“Betul skali.” Kami memandang Pak John dengan penuh keyakinan dan victory.

“Saya tidak menyangka sebelumnya. Ini berarti lebih mudah! Saya tadinya mencoba Runge-Kutta, namun tidak berhasil blaa blablabla… (Alvin, Risqi, Sar masuk dan bergabung untuk minta tandatangan). Oh, kebetulan sekali kalian datang! Coba kalian lihat, kelompok ini sudah berhasil menyelesaikan optimasi 1 tangki… (skali lagi, programnya 98% mreka yang bantuin bikin). Kalian sudah mencoba dan berhasil?”

“Ya Pak.”

“Kesulitannya sama, di bagian matriks juga?”

“Ya Pak.” (of course.)

“Ya sudahlah, blablabla (pembicaraan berlangsung hingga sejam kemudian). Mana Lembar Penugasan Kalian?”

*Saya, Rikardo, Nteph dan Isty yang baru nyusul dari klas Pak TPA bersorak dalam hati: YAY.*

closing scene:

Kami (Saya, Isty, Nteph, Rikardo, Risqi, Alvin, Sar dan Pak John berjalan bersama menuju labtek biru, dengan curahan hati Pak John yang saat itu belum kunjung mendapatkan asisten dalpro. Di tengah cerahnya sinar matahari. Ah, indahnya persahabatan dengan Pak John.

closing song:

Jangan Menyerah – The Massive

Season 1: Pembicaraan Awal selesai! Smoga Season 2: Praktikum dan Season 3: Pembicaraan Akhir nggak sekonflik ini. Dan smoga nggak perlu ada Season-Season lainnya bangsanya Mengulang Praktikum ato Revisi sampe Mati. Mohon doanya. :)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.